Project 2 PRD ITB 2015
Setiap teknisi
yang profesional pasti memiliki kode etiknya masing-masing. Pada umumnya kode
etik seorang teknisi profesional adalah melayani sesuai dengan bidang
keahliannya untuk mencapai tujuan yang sah dengan mempertimbangkan kepentingan
dari : diri sendiri, pemilik perusahaan, keprofesian, dan publik. Memiliki kode
etik memungkinkan teknisi untuk menolak suatu keputusan atau tindakan yang
diluar standard kerja yang seharusnya. Dengan kata lain teknisi tersebut tidak
boleh memiliki kepentingan terselubung pula seperti nafsu pribadi, keserakahan,
ideologi, agama hingga politik yang berpotensi mengesampingkan etika seorang
teknisi yang profesional.
B-2 Spirit
merupakan sebuah bomber raksasa yang merupakan andalan dari Amerika. Pesawat yang
sangat ganas dan berkekuatan siluman ini sangat dijaga rahasianya dan disebut-sebut
sebagai lompatan besar tonggak modernisasi bomber AS. Pada 23 Februari 2008
pesawat ini jatuh di landasan setelah baru saja lepas landas dari Pangkalan Angkatan
Udara Andersen di Guam yang merupakan kecelakaan pertama dari pesawat ini. Tim investigasi
menyimpulkan terjadi kesalahan sistem data di komputer kendali. Ditaksir kerugian
mencapai US $ 1,4 miliar. Syukurlah pilot selamat setelah sukses melontarkan
diri sebelum insiden terjadi.
Asumsikan
saja saya adalah seorang kepala teknisi pengolahan sistem data di komputer
kendali yang bertanggung jawab mengenai keberlangsungan pesawat B-2 dalam
setiap operasinya mulai dari lepas landas hingga mendarat kembali. Kemudian saya
bersama tim saya menyadari ada suatu keganjalan pada sistem pesawat tersebut
beberapa menit sebelum pesawat seharusnya beroperasi. Yang mana keganjalan
semacam itu biasanya dapat rampung selama berjam-jam bahkan bisa memakan dua
sampai tiga hari untuk memastikan pesawat aman untuk diluncurkan. Dilain pihak
atasan saya bersikeras untuk meluncurkan pesawat karena mungkin disebabkan
faktor-faktor seperti takut mengecewakan Presiden atas keterlambatan
peluncuran, adanya wartawan yang meliput sehingga takut sistemnya terbilang
tidak maksimal, adanya sponsor yang takut kecewa akan keberlangsungan
peluncuran pesawat tersebut,dll.
Kehendak/tindakan
|
Menaati keputusan/
perintah
|
Melapor pada atasan
|
Memutuskan hubungan
kerja
|
Menulis argumen
untuk dewan perwakilan
|
|
Norma-norma
|
|||||
Mengedepankan keselamatan,
kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat
|
Tidak
|
Iya
|
Tidak
|
Iya
|
|
Bekerja hanya di
bidang keahlian saja
|
Tidak
|
Iya
|
Tidak
|
Tidak
|
Tidak
|
Menyampaikan pernyataan
pada publik secara objektif dan terpercaya
|
Tidak
|
Iya
|
Mungkin
|
Iya
|
Mungkin
|
Berlaku sebagai agen
terpercaya untuk tiap pekerja atau klien
|
Mungkin
|
Iya
|
Tidak
|
Tidak
|
Tidak
|
Menghindari tingkah
menipu
|
Tidak
|
Iya
|
Tidak
|
Mungkin
|
Tidak
|
Melakukannya sendiri
dengan terhormat
|
Tidak
|
Iya
|
Mungkin
|
Iya
|
Iya
|
Demikianlah
etika yang mungkin saya ambil apabila saya adalah seorang kepala teknisi pengolahan
sistem data di komputer kendali untuk pelucuran pesawat siluman B-2. Semoga bermanfaat dan membawa berkah
bagi kita semua. Segala kritik dan masukkan
yang membangun dapat anda kirimkan melalui email muhung250696@gmail.com .
Referensi-referensi :
http://www.jejaktapak.com/2015/04/18/b-2-spirit-siluman-raksasa-pengusung-maut/
http://dennyja-world.com/2015/08/kecelakaan-pesawat-b-2-stealth-bomber-yang-mengakibatkan-kerugian-14-miliar-dolar-amerika-2/
Philip_Kosky,_Robert_T._Balmer,_William_D._Keat
Referensi-referensi :
http://www.jejaktapak.com/2015/04/18/b-2-spirit-siluman-raksasa-pengusung-maut/
http://dennyja-world.com/2015/08/kecelakaan-pesawat-b-2-stealth-bomber-yang-mengakibatkan-kerugian-14-miliar-dolar-amerika-2/
Philip_Kosky,_Robert_T._Balmer,_William_D._Keat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar